TANGGAMUS – Di bawah kepemimpinan Ratna Uli, S.Pd., M.Pd., SMA Negeri 1 Kota Agung terus menunjukkan komitmennya sebagai salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Tanggamus. Melalui penguatan pendidikan karakter, peningkatan mutu layanan, serta pengembangan potensi peserta didik, sekolah yang telah terakreditasi A ini berhasil menorehkan berbagai capaian membanggakan di bidang akademik maupun nonakademik.
Salah satu bentuk pelayanan publik yang menjadi perhatian sekolah adalah percepatan pembagian ijazah secara gratis kepada para alumni. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh hak lulusan terpenuhi tanpa hambatan administrasi, sekaligus memudahkan mereka dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi siswa maupun alumni. Selain memastikan dokumen kelulusan dapat diterima tepat waktu, penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) dan kuota jalur afirmasi bagi siswa kurang mampu juga terus kami kawal agar tepat sasaran,” ujar Kepala SMAN 1 Kota Agung, Ratna Uli.
Tidak hanya unggul dalam pelayanan, SMAN 1 Kota Agung juga mencatat peningkatan prestasi yang signifikan. Berdasarkan indikator kinerja pendidikan Provinsi Lampung, capaian prestasi siswa di bawah kepemimpinan Ratna Uli mengalami peningkatan hingga 67 persen di tingkat provinsi dan 150 persen di tingkat nasional.
Salah satu prestasi membanggakan ditorehkan oleh Tim Karate SMAN 1 Kota Agung yang berhasil meraih 13 medali pada Kejuaraan Karate Saburai Cup. Di bidang akademik, siswa SMAN 1 Kota Agung juga berhasil menorehkan prestasi melalui ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat provinsi, salah satunya pada cabang Geografi.
Dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berintegritas, sekolah mengusung visi “Generasi Cerdas, Berakhlak, dan Berbudaya.” Implementasi visi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk Kejaksaan Negeri Tanggamus yang secara rutin memberikan penyuluhan hukum guna menanamkan kesadaran antikorupsi sejak dini.
Selain itu, sekolah juga menjalin sinergi dengan Polres Tanggamus dalam memberikan edukasi kepada siswa mengenai bahaya judi online, kenakalan remaja, serta berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya.
Sebagai institusi pendidikan yang terus berbenah, Ratna Uli menegaskan bahwa setiap masukan, pengawasan masyarakat, maupun hasil evaluasi terhadap tata kelola sekolah, termasuk penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
“Dengan keterbukaan dan evaluasi yang berkelanjutan, kami berharap SMAN 1 Kota Agung dapat terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik serta mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutup Ratna Uli.








