METRO — Batik bukan sekadar kain bermotif yang dikenakan dalam berbagai kesempatan. Di balik setiap corak dan warna, tersimpan jejak sejarah, kearifan lokal, kreativitas, serta identitas bangsa Indonesia.
Semangat itulah yang kembali digaungkan dalam momentum Hari Batik Nasional 2026. Kepala SMAN 1 Metro, Ibnu Budi Cahyana, S.Sos., M.Pd., mengajak generasi muda untuk tidak hanya mengenakan batik, tetapi juga memahami, mencintai, dan ikut menjaga warisan budaya Indonesia tersebut.
Menurutnya, batik merupakan salah satu kekayaan budaya yang memiliki nilai luhur dan telah menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa.
“Melestarikan batik berarti merawat budaya dan menjaga identitas bangsa,” menjadi pesan kuat yang relevan dengan peringatan Hari Batik Nasional tahun ini.
Di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya global, batik menghadapi tantangan untuk tetap dekat dengan generasi muda. Karena itu, lingkungan pendidikan dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya Nusantara.
Ibnu Budi Cahyana menilai sekolah tidak hanya bertugas mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga membangun karakter, kecintaan terhadap budaya, serta rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
“Generasi muda harus menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya. Batik harus terus hidup, berkembang dan dikenakan dengan penuh kebanggaan,” demikian semangat yang disuarakan dalam momentum tersebut.
Hari Batik Nasional juga menjadi pengingat bahwa warisan budaya tidak akan bertahan hanya karena tercatat dalam sejarah. Batik akan tetap hidup ketika masyarakat, khususnya generasi muda, terus menggunakannya, mempelajarinya, dan memberikan ruang bagi kreativitas baru.
Dari ruang-ruang pendidikan hingga kehidupan masyarakat, batik diharapkan terus menjadi simbol persatuan sekaligus kebanggaan Indonesia.
Batik adalah warisan masa lalu, identitas hari ini, dan tanggung jawab generasi untuk masa depan.
Melalui peringatan Hari Batik Nasional 2026, Ibnu Budi Cahyana, S.Sos., M.Pd., Kepala SMAN 1 Metro, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan batik bukan sekadar pakaian, tetapi sebagai bentuk nyata kecintaan terhadap budaya dan jati diri bangsa.
Selamat Hari Batik Nasional 2026.
Melestarikan Batik, Merawat Budaya, Menguatkan Identitas Bangsa.









