banner 400x130
Berita  

Dinas Pendidikan Lampung Tengah Tegaskan Komitmen Tolak Gratifikasi dan Pungli

 

 

Integritas, Transparansi, dan Pelayanan Publik Didorong Menjadi Fondasi Penyelenggaraan Pendidikan

 

LAMPUNG TENGAH — Komitmen membangun tata kelola pendidikan yang bersih kembali ditegaskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah. Pesan tersebut disampaikan melalui kampanye publik yang menekankan penolakan terhadap gratifikasi dan pungutan liar (pungli) dalam setiap bentuk pelayanan pendidikan.

 

Pesan itu dikemas secara tegas melalui slogan “Tolak Gratifikasi & Pungli”, sekaligus mengangkat nilai jujur, profesional, melayani, dan berintegritas sebagai prinsip yang harus menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

 

Dalam materi kampanye tersebut, integritas ditempatkan sebagai kekuatan utama dalam membangun kepercayaan publik. Pelayanan pendidikan juga didorong agar berlangsung secara mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.

 

Bukan sekadar persoalan administrasi, praktik gratifikasi dan pungli menjadi isu yang berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik. Karena itu, penegasan sikap antikorupsi di lingkungan pendidikan menjadi penting, terutama untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan tanpa tekanan maupun pungutan yang tidak semestinya.

 

Pesan yang disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah juga menempatkan seluruh unsur pelayanan sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih sehat.

 

> “Mari bersama wujudkan layanan pendidikan yang jujur, profesional dan terpercaya.”

 

 

 

Kampanye tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa transparansi dan akuntabilitas tidak cukup hanya menjadi slogan. Keduanya perlu diterapkan dalam proses pelayanan, pengelolaan administrasi, hingga interaksi antara aparatur pendidikan dan masyarakat.

 

Dengan mengusung semangat “Pendidikan Bersih, Transparan, Berintegritas”, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah menegaskan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang terbuka serta bebas dari praktik gratifikasi dan pungli.

 

Kini tantangannya bukan hanya menyampaikan pesan antikorupsi, tetapi memastikan prinsip tersebut benar-benar hadir dalam setiap layanan pendidikan yang diterima masyarakat.

banner 400x130
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *