LAMPUNG TENGAH — Hari Hak untuk Tahu Sedunia yang diperingati setiap 28 September menjadi momentum untuk mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak berhenti bertanya, belajar, mencari informasi dan memahami berbagai persoalan di sekitarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Nur Rohman, S.E., M.Sos.I., menyampaikan bahwa rasa ingin tahu merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman.
Menurutnya, kebiasaan bertanya dan mencari tahu bukan sekadar aktivitas untuk memperoleh jawaban, tetapi menjadi pintu menuju proses belajar yang lebih luas.
> “Karena dunia selalu berubah, rasa ingin tahu adalah kunci untuk memahami, belajar dan menciptakan masa depan yang lebih baik.”
Nur Rohman menilai lingkungan pendidikan memiliki peran penting dalam menumbuhkan budaya bertanya dan berpikir kritis di kalangan siswa. Sekolah diharapkan tidak hanya menjadi tempat menerima pelajaran, tetapi juga ruang bagi peserta didik untuk menggali informasi, berdiskusi dan mengembangkan gagasan.
Jangan Takut Bertanya
Di tengah derasnya arus informasi, kemampuan mencari dan memahami informasi menjadi semakin penting. Siswa perlu dibiasakan untuk tidak langsung menerima setiap informasi, melainkan memeriksa sumber dan memahami konteksnya.
“Rasa ingin tahu harus diarahkan menjadi energi positif. Dari sebuah pertanyaan dapat lahir pengetahuan, dari pengetahuan muncul pemahaman, dan dari pemahaman dapat lahir gagasan untuk kemajuan,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum peringatan tersebut.
Ia juga mengajak para pendidik dan orang tua untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam menyampaikan pertanyaan dan pendapat.
Sebab, generasi yang berani bertanya merupakan generasi yang sedang belajar memahami dunia.
Membangun Generasi Pembelajar
Peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak berhenti di ruang kelas. Semangat mencari tahu harus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan budaya membaca, bertanya, berdiskusi dan memverifikasi informasi, para siswa diharapkan mampu menjadi generasi pembelajar yang adaptif dan memiliki wawasan luas.
“Mari tumbuhkan rasa ingin tahu, karena setiap pertanyaan dapat menjadi awal dari sebuah pengetahuan dan setiap pengetahuan dapat menjadi langkah menuju masa depan,” menjadi pesan dalam momentum Hari Hak untuk Tahu Sedunia 2026.
LAMPUNG TENGAH — 28 September 2026.









