banner 400x130
Berita  

Pemprov Lampung Buka Ruang Kolaborasi, Gubernur Ajak Mahasiswa Jadi Penentu Indonesia Emas 2045

Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan kalangan mahasiswa dalam berbagai aspek pembangunan daerah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Stadium General Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lampung (Unila) Periode 2026 yang mengusung tema “Mahasiswa sebagai Katalisator Perubahan serta Pusat Gerak Menuju Industri 5.0 dan Indonesia Emas 2045.”

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi mengambil peran aktif dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

“Pemerintah Provinsi Lampung sangat ingin berkolaborasi. Kalian berhak menentukan Indonesia Emas itu akan jadi seperti apa,” ujar Rahmat Mirzani Djausal.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan BEM Universitas Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unila Periode 2026, ditandai dengan serah terima jabatan dari Presiden BEM 2025 Muhammad Amar Fauzan kepada Presiden BEM 2026, Aditiya Putra Bayu.

Gubernur menekankan bahwa kemajuan suatu daerah tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam, melainkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, Lampung saat ini sedang menikmati bonus demografi dengan sekitar 71 persen penduduk berada pada usia produktif, sehingga peningkatan kualitas SDM menjadi kunci percepatan pembangunan.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran mahasiswa sebagai kontrol sosial. Mahasiswa didorong untuk berani menyampaikan kritik apabila kebijakan pemerintah dinilai tidak berpihak kepada masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani mengajak mahasiswa aktif berorganisasi secara produktif, mengembangkan potensi diri, serta menjaga etika, integritas, dan nilai kebangsaan agar mampu menghadapi perkembangan teknologi global.

Presiden BEM Unila 2026, Aditiya Putra Bayu, menegaskan organisasinya akan menjadi mitra kritis pemerintah, bukan oposisi. Menurutnya, BEM siap bersinergi mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat sekaligus mengawal kebijakan yang dinilai belum sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman yang hadir sebagai keynote speaker juga mengingatkan mahasiswa agar membangun pola pikir kritis dan sistematis sebagai bekal menghadapi tantangan setelah lulus dari perguruan tinggi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan mahasiswa dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

banner 400x130
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *